|
KURSUS ORGAN GEREJA JARAK JAUH
|
|
|
|
|
Pengenalan register
|
|
|
Organis belajar juga direksi
Belajar mengiringi
|
Gereja Indonesia maju: makin banyak gereja dilengkapi dengan organ yang canggih. Namun masalahnya tenaga untuk memakai organ dengan baik belum banyak. Main-main dengan memakai sarana seperti otomat, ritem memang tidak sulit, namun belum tentu sesuai dengan umat yang hadri dan ingin berdoa, dan kerap kali juga kurang sesuai dengan feeling organis sendiri yang makin tidak puas dengan permainan seperti ini. Mungkin Anda ingin belajar main organ dengan baik, namun tidak ada guru di tempat tinggal Anda yang terpencil, atau tugas pokok Anda tidak mengizinkan untuk secara khusus belajar organ. Ada jalan keluar: Kursus Organ Gereja Jarak Jauh yang sejak tahun 1995 diselenggarakan oleh Pusat Musik Liturgi di Yogyakarta untuk membantu para peminat dalam belajar main organ dengan baik - meski tempatnya jauh dari guru. Caranya mirip dengan UT (Universitas Terbuka): Anda mendapat sarana
pelajaran berupa buku dan rekaman DVD. Anda ditugaskan untuk melatih dan
merekam lagu, mengerjakan PR, mengirim hasilnya ke Yogya tiap bulan. Anda akan menerima tanggapan dan pentunjuk dari guru di
Yogya. Anda dapat pula mengajukan pertanyaan Anda lewat SMS, email, fax,
telpon bahkan lewat internet (facebook) dan dengan demikian akan mendapat
bimbingan dari jauh. Namun menurut pengalaman Pusat Musik Liturgi
belajar organ dengan baik membutuhkan waktu 2-3 tahun; membutuhkan
ketekunan untuk berlatih organ sendiri 3-4 jam seminggu, artinya perlu organ
atau keyboard di gereja atau di rumah Anda; dan secara khusus Anda diharuskan
mengikuti penataran intensif selama satu minggu di Yogyakarta pada waktu
libur tgl 26 Juni - 3 Juli 2011 (lihat di bawah). Dalam penataran ini Anda
tidak hanya mendapat bimbingan intensif dari seorang guru organ, tetapi akan
juga belajar mengenai liturgi, teori musik, ilmu harmoni, penjiwaan musik.
Artinya penataran ini merupakan kesempatan emas untuk mengalami bagaimana
musik gereja jadi baik, untuk bertukar pengalaman dengan para guru dan
siswa-siswi KOGJJ yang lain. Menurut pengalaman Pusat Musik Liturgi dalam mendidik organis gereja selama 40 tahun not balok merupakan suatu keharusan. Namun ternyata ilmu asing ini dapat dikuasai dalam waktu beberapa bulan saja dengan didaktik modern - lihat buku Menjadi Organis I terbitan Pusat Musik Liturgi. Waktu
pendidikan: KOGJJ ini berlangsung dalam waktu tiga tahun atau dalam
tiga tingkat: Tingkat dasar dari taraf nol (tanpa pengetahuan dan tanpa
ketrampilan apapun). Tujuan: Belajar not balok dan melatih ketrampilan tangan,
ditambah dengan pelajaran teori musik (not balok). Tingkat lanjutan (dengan pengetahuan not balok dan ketrampilan dasar). Tujuan: Belajar main bas kaki, mengiringi nyanyian dan membuat
iringan berdasarkan pelajaran ilmu harmoni. Tingkat kemahiran (hanya untuk siswa yang telah lulus tingkat lanjutan)
adalah fakultatif. Tujuan: Memperdalam pengalaman mengiringi ibadat umat di
gereja (yang dievaluasi berdasarkan rekaman), belajar main lagu instrumental
serta menyusun iringan lagu inkulturatif. Tahun ajaran KOGJJ berlangsung dari awal bulan Oktober 2009 dan
berakhir dengan penataran dan ujian
tanggal 26 Juni-3 Juli 2011 di Pusat Musik Liturgi Yogyakarta. Penataran ini
adalah acara wajib untuk semua siswa KOGJJ. Akomodasi di Yogya disediakan
oleh PML (tanpa biaya tambahan apapun). Syarat-syarat: a. Agama Kristen Katolik atau Kristen lain. b. Berniat untuk menjadi pengiring nyanyian dalam ibadat;
hal ini harus dibuktikan dengan surat pernyataan dari Romo Paroki atau
Pemimpin Rohani setempat. c. Berumur antara 16 sampai dengan 40 tahun (untuk
kursus dasar); tanpa batas umur ke atas untuk tingkat lanjutan dan tingkat
kemahiran. d.
Mempunyai kesempatan untuk mengadakan
latihan organ dan sanggup berlatih empat kali dalam satu minggu. e.
Lulus dalam seleksi calon. f.
Bersedia mengerjakan PR bulanan dan
mengirimkannya ke Yogya. g.
Bersedia merekam lagu tertentu sebagai bukti
hasil latihan dan mengirim kaset ke Yogya menjelang akhir Desember 2010 dan
akhir Maret 2011. h.
Sanggup mengikuti penataran di Yogyakarta
pada tgl.26 Juni -3 Juli 2011 dari awal sampai akhir; sanggup selama
penataran tinggal dalam asrama PML; sanggup mengikuti ujian kenaikan tingkat. i.
Calon siswa yang sudah menguasai not balok
dapat langsung masuk tingkat II. Untuk itu harus direkam lagu tertentu dari
Menjadi Organis I (ditentukan oleh sekretariat KOGJJ) dan kemudian kaset
tersebut dikirim ke Sekretariat KOGJJ paling lambat tgl. 31 Agustus 2010. Biaya: Kursus ini tidak bersifat komersial tetapi sosial.
Kursus ini hidup dari semangat para guru / pelatih yang semua aktif juga
dalam bidang musik Gereja di tempat masing-masing. Para siswa pun dididik
untuk mengikuti semangat ini. Maka Kursus Musik Gereja ini sekaligus
merupakan tempat pelajaran musik
dan latihan disiplin, namun juga kesempatan untuk bertukar pengalaman dengan
teman yang mengabdi kepada Gereja di lain tempat. a. Untuk bahan
pelajaran, ongkos kirim korespondensi serta biaya penataran di Yogya bulan
Juli 2011 harus dibayar Rp. 1.100.000.- b. Seluruh biaya ini harus dilunasi pada awal tahun
pelajaran. c. Jika siswa mengundurkan diri dengan alasan apapun
biaya yang sudah dibayarkan tidak dapat diminta kembali. Cara
Pendaftaran: Bila Anda berminat untuk mengikuti Kursus Organ Gereja
Jarak Jauh, hubungilah: Pusat Musik Liturgi / Sekretariat KOGJJ Anda akan dikirim suatu kuestioner yang harus diisi dan
dikembalikan paling lambat tgl. 31 Agustus 2010. Bila jumlah peminat
melampaui batas, PML berhak untuk mengadakan seleksi. Bila Anda diterima maka
Anda diharap mendaftarkan diri kembali dengan membayar biaya KOGJJ (Rp
1.100.000,-) paling lambat tgl. 16 September 2010. Sesudah itu PML akan
mengirim paket bahan pelajaran kepada Anda. KOGJJ akan dimulai tgl. 1 Oktober
2010.
Kuestioner dapat didownload di sini
|