Berita aktual 27 Januari 2012
Untuk mempersiapkan persiapan
perayaan Natal dan sekaligus untuk meningkatkan mutu vokal dan pembawaan lagu
liturgi, maka paroki Ambarawa mengundang Bp. Paul dan Rm. Prier untuk melatih
240 dirigen, organis dan penyanyi tgl 10-11 Desember 2011 di Aula SMP
Pangudiluhur maupun 'on the spot' di dalam gereja paroki. Yang mendapat banyak
perhatian dalam pelatihan ini ialah Pra-liturgi misa Malam Natal dengan lagu,
bacaan, dan doa yang disusun oleh PML sebagai liturgi alternatif.

Pentas uji Kursus
Musik Gereja (KMG)
Triwulan I dari tahun ajaran
2011-2012 diakhiri dengan pentas uji tgl 15 Desember 2011 di gereja Kidulloji.
Kali ini dengan 12 kor anak yang dilatih dan dipimpin oleh para siswa/i KMG
tingkat I dan diiringi oleh para siswa/i tingkat II dan III. Acara yang cukup
panjang ini diselingi dengan tiga lagu bersama yang diiringi dengan 3 organ.
Lagu-lagu yang dipentaskan hampir semua berasal dari lokakarya komposisi yang
dipimpin oleh team PML di Muarasiberut / Mentawai tgl 13-20 Mei 2011.
Untuk memperdengarkan kebolehannya kepada para bapa-ibu
masing-masing, hari Minggu tgl 18 Desember 2011 50 siswa dari Kursus ORVO (SD)
dan ConBrio (SMP) main lagu-lagu dari buku Menjadi Organis, Air Segar, Bisikan
Nada. Yang baru dalam homeconcert ini ialah bahwa anak-anak yang mempersiapkan
lagu yang sama, boleh main bersama-sama pada 3 organ. Menjadi gayeng
juga, namun untuk itu terpaksa pakai dirigen.

Tgl 15-21 Januari 2012 PML mengundang Bp. Ujang dari
Putussibau / Kalbar sebagai narasumber dan pelatih Sapeq. Alat musik khas Dayak ini mirip dengan
gitar, namun cara permainan cukup berbeda. Dalam latihan intensif ketrampilan
permainan Bp. Wahyudi, Bp. Danan serta Sdr. Raimund (seorang siswa
Kursus Musik Gereja) ditingkatkan serta didiskusikan hal-hal yang khusus
tentang musik Dayak seperti perbedaan tangganada, iringan tari, perkembangan
Sapeq di zaman sekarang dll.
